Sabtu, 19 Mei 2012

FREETER, IE WO KAU (FREETER, BUY A NEW HOUSE)

  
Freeter, ie wo kau merupakan sebuah dorama jepang yang ditayangkan pada bulan sepember 2010. Dorama ini diperankan oleh Kazunari Ninomiya sebagai Take Seiji. Dorama ini menceritakan mengenai seorang yang memiliki kemampuan rata - rata yang bekerja sebagai part-timer atau freeter, ia juga bermimpi untuk membelikan ibunya sebuah rumah dan pindah. Meskipun, pekerjaannya hanya sebagai freeter ia berusaha mengumpulkan uang dan mencari pekerjaan tetap.
Pada awal episode diceritakan bahwa seiji merupakan seorang lelaki fresh graduate dari universitas biasa yang memiliki kemampuan biasa bekerja sebagai akuntan di sebuah perusahaan terkenal dan high class, yotsuba electronics. Seiji merasa pada saat ia bekeja banyak hal yang terjadi yang menyebabkan ia tidak nyaman dengan pekerjaannya, seperti pada masa training pegawai baru banyak hal aneh yang terjadi ia harus memperagakan jalan kura - kura dan gerakan dance michael jackson. Selain itu, tiga bulan setelah bekerja ia merasa pimpinan pada divisinya sangat pilih kasih dan sangat tidak menghargai seiji sebagai seorang pegawai. Tidak hanya itu, tapi seiji juga harus selalu membayar pesta divisinya. Hal tersebut, membuat seiji tidak nyaman dan merasa kesal. Akhirnya ia memutuskan untuk berhenti dari perusahaan. Keputusan seiji itu ditentang oleh Ayahnya yang merupakan seorang supervisor akuntan di sebuah perusahaan yang sangat terkenal. Namun, ibu seiji tidak menentang keputusan seiji. Ia justru mendukung dan berkata, "Itu sudah keputusan seiji. Tak peduli berapa kali seiji berhenti ia masih bisa memulainya lagi dan lagi." Hal tersebut membuat seiji sangat nyaman.
Seiji tak berhenti menyerah untuk mencari pekerjaan meski sebagai freeter karena ayahnya menantang seiji untuk segera bekerja full-time dan ia diharuskan membayar biaya hidup pada orangtuanya. Karena sifat seiji yang santai dan kikuk ia dianggap tidak memiliki sikap sebagai seorang pekerja sehingga ia memutuskan berhenti bekerja dan menjadi pengangguran. Namun, suatu hari tidak diduga - duga ia menemukan ibunya dalam keadaan yang kacau dan terus menerus mengatakan, "gomenasai (maafkan aku)" Setelah dibawa ke dokter ibunya dinyatakan mengalami depresi sehingga harus selalu di cek dan minum obat secara teratur. Kemudian seiji mengajak kakaknya dan ayahnya berbicara, tapi ayahnya malah menyalahkan seiji sebagai penyebab penyakit depresi ibunya karena seiji belum bekerja full-time. Seiji yang tak percaya ia menjadi penyebabnya kemudian berlari meninggalkan ayah dan kakak tanpa arah kemudian ia menemukan sebuah toko buku kemudian masuk dan mengambil sebuah majalah yang berisi info lowongan pekerjaan. Dalam majalah tersebut seiji menemukan sebuah lowongan pekerjaan sebagai freeter di perusahaan konstruksi karena gajinya sangat besar. Singkat kata ia kemudian bekerja disana. Namun, bekerja di perusahaan konstruksi sebagai kuli bukanlah hal yang mudah karena ia tak terbiasa. Ia kemudian bertemu dengan Chiba Manami seorang sarjana teknik sipil yang bekerja bersama perusahaan dimana seiji bekerja. Chiba Manami merupakan seorang gadis yang menjadi tempat seiji menceritakan masalahnya. Pada perusahaan ini seiji kemudian memahami arti sebuah pekerjaan dan impian. Seiji memutuskan untuk membeli rumah baru untuk ibunya agar ibunya segera sembuh dari depresinya. Meski, selalu ditekan dan disindir oleh ayahnya seiji merasa tak terganggu selama ibunya mendukung, tapi seiji juga tetap mencari pekerjaan full-time untuk membantu memepercepat pembelian rumah barunya. 
Tak lama kemudian seiji mengetahui penyebab sakit depresi yang dialami oleh ibunya. Ibunya mengalami penyakit depresi karena di bully oleh tetangganya karena ia iri dengan kehidupan yang dialami oleh ibunya. Ibunya selalu bahagia dan mendapatkan anak yang selalu tersenyum meski kehidupannya biasa - biasa saja, bukan seorang pekerja dengan pekerjaan yang tetap bahkan wah, dan bukan juga lulusan sebuah universitas ternama. Ia ingin mendapatkan hal itu juga dari anaknya yang ternyata tidak pernah tersenyum lagi pada ibunya walaupun ibunya telah membuatnya menjadi seorang pengacara dengan gaji yang besar.
Meski kerap seiji bertengkar dengan ayahnya ternyata ayah seiji adalah seorang ayah yang perhatian hanya saja perhatian yang bisa ia ungkapkan adalah dengan cara seperti yang marah sehingga membuat seiji merasa ayahnya bukanlah ayah yang ia inginkan. Tapi, seiji menyadari walau bagaimanapun ayahnya telah membantunya selama ini hanya saja ayahnya tidak bisa memberikan seperti yang seiji inginkan sehingga ayahnya dinilai buruk di matanya. 
Pada akhirnya seiji menjadi seorang pegawai tetap di perusahaan konstruksi dimana ia bekerja sebagai seorang freeter dan kini ia bekerja sebagai seorang akuntan. Selain itu juga seiji pada akhirnya bisa membelikan rumah dengan bantuan ayahnya dan kemudian mereka pindah dari rumah tersebut. pada saat menempati rumah baru itu seiji bisa melihat kembali ibunya tersenyum dan ibunya berangsur - angsu pulih dari depresinya. 
Dorama ini sangatlah bagus dan penuh dengan makna yang bisa kita jadikan hikmah dalam kehidupan kita. Tanpa kita sadari ternyata keluarga yang kita miliki adalah keluarga yang sangat berharga. Tak peduli bagaimana cara ayah, ibu, atau kakak, bahkan adik memberikan dan menunjukan rasa sayangnya kepada kita, tapi kadang karena kebodohan kita, kta selalu salah mengartikan maksud mereka dan kadang menanggap mereka membenci kita. Selain itu, ibu selalu menjadi orang yang mendukung kita walau bagaimanapun keadaan kita. Ia selalu selalu memberikan dukungan yang terbaik untuk kita. Dan membuat kita merasa percaya diri. Saat seorang ibu salah mengasuh anaknya maka anaknya tidak akan pernah respek pada ibunya maka dalam dorama ini bisa kita lihat perbandingan cara ibu mendidik anaknya saat anaknya dididik dengan penuh kasih sayang maka kita akan tumbuh menjadi orang yang selalu mensyukuri keadaan serta bahagia berbeda dengan anak yang dididik dengan cara yang jauh dari kasih sayang ia akan tidak bahagia dan bahkan membenci ibunya.
Dalam dorama ini kita dapat mengambil hikmah bagaimana kita membentuk keluarga kita mulai dari memilih seseorang yang tepat untuk menjadi pendamping sepanjang hidup kita dan akan dibawa kemana arah keluarga ini pada akhirnya. Cara yang kita pakai dalam membangun keluarga adalah kuncinya.
Yang terpenting dalam pesan yang ingin disampaikan adalah bagaimana pekerjaan bukan menjadi sebuah tempat penghasil uang saja tapi juga kita menikmati dan menyenangi pekerjaan kita agar kita dapat meraih impian - impian kita dari pekerjaan kita. 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar